Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kunci Jawaban dari Cerita Rrakyat "Asal Mula Telaga Warna"


Banyak sekali tempat wisata yang asal-usulnya menjadi cerita rakyat yang populer di daerahnya. Tidak terkecuali di daerah Jawa Barat. Di daerah Jawa Barat ada sebuah tempat wisata yang asa usulnya sangat menarik, yaitu Telaga Warna.  Telaga Warna terletak di kawasan Puncak Bogor. Bagaimana cerita asal-usul Telaga Warna yang ada di Jawa Barat ini, mari kita simak ceritanya!

Bacalah dalam hati cerita Asal Mula Telaga Warna berikut.

Asal Mula Telaga Warna



Dahulu kala di Jawa Barat, ada Raja dan Permaisuri yang belum dikarunia anak. Padahal, mereka sudah bertahun-tahun menunggu. Akhirnya, Raja memutuskan untuk bertapa di hutan.

Di hutan Raja terus berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Raja meminta agar segera dikarunia anak. Doa Raja pun terkabul.

Permaisuri melahirkan seorang bayi perempuan. Raja dan Permaisuri sangat bahagia. Seluruh rakyat juga bersuka cita menyambut kelahiran Putri Raja.

Raja dan Permaisuri sangat menyayangi putrinya. Mereka juga sangat memanjakannya. Segala keinginan putrinya dituruti.

Tak terasa Putri Raja telah tumbuh menjadi gadis yang cantik. Hari itu dia berulang tahun ketujuh belas. Raja mengadakan pesta besar-besaran. Semua rakyat diundang ke pesta.

Raja dan Permaisuri telah menyiapkan hadiah istimewa berupa kalung. Kalung terbuat dari untaian permata berwarna-warni. Saat pesta berlangsung, Raja menyerahkan kalung itu.

”Kalung ini hadiah dari kami. Lihat, indah sekali, bukan? Kau pasti menyukainya,” kata Raja.

Raja bersiap mengalungkan kalung itu ke leher putrinya. Sungguh di luar dugaan, Putri menolak mengenakan kalung itu.

”Aku tak suka kalung ini, Ayah,” tolak Putri dengan kasar.

Raja dan Permaisuri terkejut. Kemudian, Permaisuri berusaha membujuk putrinya dengan lembut. Permaisuri mendekat dan hendak memakaikan kalung itu ke leher putrinya.

”Aku tidak mau! Aku tidak suka kalung itu! Kalung itu jelek!” teriak Putri sambil menepis tangan Permaisuri.

Tanpa sengaja, kalung itu terjatuh. Permata-permatanya tercerai-berai di lantai. Permaisuri sangat sedih. Permaisuri terduduk dan menangis. Tangisan Permaisuri menyayat hati. Seluruh rakyat yang hadir turut menangis. Mereka sedih melihat tingkah laku Putri yang mereka sayangi.

Tidak disangka, air mata yang tumpah ke lantai berubah menjadi aliran air. Aliran air menghanyutkan permata-permata yang berserakan. Air tersebut mengalir ke luar istana dan membentuk danau. Anehnya, air danau berwarna-warni seperti warna-warna permata kalung Putri. Kini danau itu dikenal dengan nama Telaga Warna.

Disadur dari: Dian K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2014.

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan cerita di depan.

1.       Siapa tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita tersebut?

Tokoh-tokoh dalam cerita tersebut yaitu Raja, Permaisuri, dan Putri Raja

2.       Di mana Raja melakukan pertapaan?

Raja melakukan pertapaan di hutan

3.       Apa hadiah yang disiapkan Raja dan Permaisuri untuk ulang tahun putrinya?

Hadiah yang disiapkan disiapkan Raja dan Permaisuri untuk ulang tahun putrinya adalah kalung. Kalung tersbut terbuat dari untaian permata berwarna-warni

4.       Mengapa Permaisuri bersedih dan menangis?

Permaisuri bersedih dan menangis karena Sang Putri menolak kalung yang akan dipakaikan Permaisuri ke lehernya. Tanpa sengaja, kalung itu terjatuh. Permata-permatanya tercerai-berai di lantai sehingga Permaisuri bersdih dan menangis

5.       Bagaimana sifat Putri dalam cerita tersebut?

Sifat putri dalam cerita tersebut kurang baik. Karena terlalu dimanja oleh kedua orang tuanya dia tumbuh menjadi putri yang manja dan kasar

 

Cerita ”Asal Mula Telaga Warna ” merupakan cerita fiksi. Cerita fiksi atau rekaan sengaja dikarang oleh pengarang. Cerita fiksi diolah berdasarkan pandangan, tafsiran, dan penilaian pengarang mengenai peristiwa-peristiwa, baik yang pernah terjadi secara nyata maupun hanya dalam khayalan pengarang. Cerita fiksi dinikmati pembaca sebagai sarana hiburan.

Ayo Berdiskusi

Carilah informasi tentang cerita fiksi dan ciri-cirinya dari berbagai sumber. Lakukan kegiatan ini bersama teman sebangkumu. Diskusikanlah informasi yang kalian peroleh. Kemudian, tulislah informasi yang kamu peroleh.

Cerita fiksi:

Fiksi adalah cerita atau latar yang berasal dari imajinasi yang dengan kata lain, tidak secara ketat berdasarkan sejarah atau fakta. (https://id.wikipedia.org/). Jadi cerita fiksi adalah sebuah karangan yang dibuat berdasarkan imajinasi pengarang

Ciri-ciri cerita fiksi:

  1. Bersifat rekaan atau imaginasi pengarangnya
  2. Memiliki kebenaran yang relatif atau tidak mutlak (tidak harus)
  3. Bahasanya bersifat konotatif atau bersifat sindiran (bukan sebenarnya)
  4. Tidak memiliki sistematika yang baku
  5. Sasarannya emosi atau perasaan pembaca
  6. Memiliki pesan moral atau amanat tertentu (https://joedydjvilla.wordpress.com/)


Dari kisah "Asal Mula Telaga Warna" kita dapat mengambil pelajaran bahwa kita harus mensyukuri apa saja yang diberikan kepada kita, meskipun kita tidak menyukai hal tersebut.

Semoga bermanfaat ya..


Posting Komentar untuk "Kunci Jawaban dari Cerita Rrakyat "Asal Mula Telaga Warna""