Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berbagai Macam Alat Musik dan Cara Memainkannya

 

Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya alam, budaya, pakaian dan rumah tradisional, makanan khas daerah, dan tarian, tetapi Indonesia juga memiliki jenis alam musik yang beragam. Alat musik yang ada juga memiliki perbedaan dalam memainkannya. Ada alat musik yang cara memainkannya dengan dipetik seperti Kecapi dari daerah Jawa Barat, alat musik yang cara memainkannya dengan cara ditiup seperti Saluang dari daerah Sumatera Barat, alat musik yang cara memainkannya dengan cara dipukul seperti Tifa dari daerah Papua, dan ain sebagainya. Berikut ini merupakan contoh alat musik dari berbagai suku di Indonesia.



Tulislah nama alat musik tradisional lain yang kamu ketahui. Jelaskan asal alat musik itu, cara memainkannya, serta cara terjadinya bunyi pada alat musik tersebut!

No

Alat Musik

Daerah Asal

Cara Memainkan dan Cara Menghasilkan Bunyi

1

Suling

Jawa Barat

Alat tersebut dimainkan dengan cara ditiup sehingga menimbulkan getaran udara dalam suling, getaran tersebut menghasilkan bunyi.

2

Kolintang

Sulawesi Utara

Kolintang dimainkan dengan cara dipukul sehingga kolintang termasuk alat musik yang mengeluarkan suara dari getarannya sendiri.

3

Sampe

Kalimantan Timur

Sampe dimainkan dengan cara dipetik seperti alat musik kecapi. Sampe mengeluarkan bunyi dari dawai atau senar yang dipetik.

4

Pupuik Tanduak

Minangkabau

Pupuik Tanduak terbuat dari tanduk hewan kerbau. Saat meniup pupuik tanduak, alat musik ini akan mengeluarkan suara yang menyerupai terompet namun dengan nada yang lebih tinggi dan melengking.

5

Ceng-Ceng

Bali

Cara memainkan cengceng adalah dengan meletakannya pada kedua telapak tangan yang kemudian dilanjutkan dengan saling dibenturkan. Alat musik ini termasuk dalam jenis bunyi idiofon.

Kamu telah mengetahui berbagai alat musik dan cara memainkannya. Tahukah kamu bahwa di sekitar kita juga banyak sekali benda yang dapat menghasilkan bunyi?

Ayo, kita pelajari lebih lanjut tentang bunyi!

Amati benda-benda yang ada di sekitarmu. Ambillah lima benda yang kamu anggap sebagai sumber bunyi. Pastikan bahwa benda yang kamu temukan berbeda cara membunyikannya (ditiup, digesek, dipetik, dipukul, atau ditekan).

Catatlah hasil pengamatanmu pada tabel di bawah ini!

No

Nama Benda

Cara Menghasilkan Bunyi

1

Peluit

Peluit ditiup sehingga terjadi getaran udara dalam peluit, getaran tersebut menghasilkan bunyi.

2

Biola

Biola menghasilkan bunyi dengan cara digesek. Pada biola, bunyi muncul akibat gesekan yang terjadi antarserat yang kemudian dikombinasikan dengan perpaduan kunci nada seperti yang lazim ditemukan pada alat musik gitar.

3

Sasando

Alat musik Sasando sumber bunyinya dari dawai yang bergetar, sehingga utuk menghasilkan bunyi sasando dengan cara dipetik dawainya.

4

Gendang

Gendang menghasilkan bunyi dengan ditabuh atau dipukul pada bagian selaput atau membrannya. Ketika dipukul atau ditabuh, selaput ini kemudian akan bergetar. Getaran pada selaput gendang inilah yang kemudian menghasilkan bunyi.

5

Piano

Piano dimainkan dengan cara menekan tuts-tuts pada papan piano. Setiap tuts tersambung ke palu yang ada di dalam piano dan menekan senar di dalamnya, sehingga menghasilkan bunyi.

 

Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan kita indra pendengar. Melalui indra ini, kita dapat mendengar dan menikmati hasil karya seni budaya yang beragam.

Ayo kita cari tahu lebih lanjut tentang hal tersebut. Bagaimana cara menghasilkan bunyi yang lebih keras atau lebih pelan?

Segala macam bentuk bunyi berasal dari benda yang bergetar. Getaran dari suatu benda akan mengakibatkan udara di sekitarnya bergetar. Getaran tersebut menimbulkan gelombang bunyi di udara. Benda-benda yang bergetar dan menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.

Bunyi dapat merambat melalui benda padat, cair, dan gas. Akan tetapi, bunyi tidak dapat merambat pada ruang hampa.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak perbedaan yang kita temui, mulai dari perbedaan agama, suku, ras, hingga warna kulit. Sebagaimana halnya sebuah permainan musik yang terdiri atas berbagai alat, kehidupan nyata yang penuh dengan perbedaan pun dapat berdampingan dengan baik, asalkan setiap orang dapat saling menghargai keberagaman.

Menghargai perbedaan akan memperkuat persatuan dan kesatuan. Semua orang harus hidup rukun meskipun memiliki perbedaan. Untuk itu saling menghargai sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari agar tidak terjadi perpecahan.

Semoga bermanfaat ya..